Beberapa hari lalu perkumpulan pengurus dan anggota dari Rumah Pesona Kain yang tergabung dalam Organisasi nirlaba pencinta kain tradisional Indonesia, Rumah Pesona Kain (RPK) membuka galeri yang berfungsi sebagai tempat penyimpan kain kuno, pameran, dan penjualan. Tujuannya dari didirikannya Galeri ini tidak lain yaitu supaya masyarakat Indonesia akan tahu bahwa di Jakarta ini sudah ada satu tempat untuk dapat melihat dan mengetahui betapa banyaknya kain-kain adat di tanah air Indonesia ini yang mempunyai cirikhas masinh masing tiap daerah dan juga tempat ini bisa langsung menjadi pameran untuk ivent -ivent yg memamerkan tentang kain adat.
“RPK memiliki koleksi ratusan kain kuno berusia ratusan tahun dari seluruh daerah di Indonesia . Khusus untuk acara pembukaan galeri, Rabu, 11/6-2008, akan kami pamerkan sekitar 75 koleksi kain kuno,” ujar ketua Perkumpulan Rumah Pesona Kain, Ike Nirwan Bakrie, Selasa, 10/6-2008.
Dalam peresmian yang dilakukan oleh istri Wapres Hj Mufidah Jusuf Kalla, Rabu pagi, 11/6, juga dibarengi dengan peluncuran situs www.rumahpesonakain.org dan peragaan busana yang mengambil tema Pelangi Nusantara karya perancang muda Oscar Lawalata, Denny Wirawan, dan Stephanus Hamy.
“Kehadiran Rumah Pesona Kain merupakan dedikasi kami dalam pelestarian, peningkatan apresiasi, perhatian, serta kepedulian atas kain-kain Indonesia , termasuk di dalamnya kain-kain tradisional kuno,” kata Ketua Pembina Perkumpulan RPK Linda Agum Gumelar.
Galeri tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk melihat dari dekat keunikan serta keindahan kain-kain tradisional dari berbagai daerah di Tanah Air.
RPK juga akan berupaya memajukan para perajin kain tradisional melalui lokakarya serta kesempatan memamerkan dan menjual produknya di galeri RPK tanpa dikenakan bayaran, ujar Ike.
Menurut Ike, sejauh ini Perkumpulan RPK telah memiliki perajin binaan di Jawa Barat ( Bandung dan Cirebon ) serta Lampung.
Bisa melihat langsung pengrajin kain
“Dalam waktu dekat daerah binaan RPK akan melebar ke Aceh, Bali , NTT, NTB, Sulawesi , dan Kalimantan Tengah,” kata Ike.
RPK didirikan pada 21 September 2005 di Jakarta oleh sejumlah pencinta kain tradisional Indonesia , antara lain Linda Agum Gumelar, Ike Nirwan Bakrie , Seminarti Gobel, serta Darwina Poncosutowo.
Sumber : (danny) Global News, Jakarta




























Rumah Pesona Kain
Sejarah Kain
Galeri
Artikel
Desain & Pola
1 Tanggapan masuk
March 11th, 2009 @3:39 pm
BRAVO untuk RPK!
Sangat bangga dengan gagasan kreatif pelestari budaya… Rumah Pesona Kain Indonesia dapat mewujudkan pelestarian kain tradisional Indonesia. Apalagi banyak sekali kain-kain kuno tradisional yang hampir punah yang perlu dilestarikan. Ataupun budidaya kain Indonesia yang dapat memajukan dan meningkatkan kesejahteraan UKM dan masyarakat kecil.
Dengan pelestarian ini semoga masyarakat Indonesia terutama khalayak muda tidak lupa akan budaya dan sejarah Indonesia yang berakar kuat dan membentuk pribadi kokoh manusia Indonesia.
Terus berkarya dan membangun budaya… Selamat untuk Rumah Pesona Kain!
Berikan Tanggapan